Beberapa Kriteria Rumah Ideal

kriteria-rumah-idealRumah ideal bukan dinilai dari seberapa banyak barang mewah di dalamnya, melainkan dari seberapa besar memberikan kenyamanan & keamanan bagi para penghuninya. Ketahui beberapa kriteria rumah ideal secara umum lebih lanjut.

Berencana membangun rumah? Sebelum pembangunan dilakukan, sebaiknya lakukan konsultasi dengan ahli konstruksi agar mendapatkan rumah ideal. Rumah ideal di sini bukan hanya kuat dari sisi konstruksi bangunan sehingga mencegah runtuhnya bangunan yang bisa mengancam kesehatan & keselamatan para penghuni serta indah dari sisi interior atau eksterior sehingga memberikan kebanggaan bagi penghuni & menjadi nilai tambah pada rumah sendiri, melainkan juga memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:

Memiliki tata letak yang tepat

Posisi rumah yang ideal sejatinya menghadap ke timur. Mengapa? Pertama, agar dapat melihat matahari terbit saat membuka pintu rumah. Kedua, matahari pagi yang menyorot ke arah rumah juga membuat rumah jadi lebih sehat & segar. Ketiga, untuk menghindari terik matahari pada siang hari sampai sore hari. Bagaimana dengan interior rumah yang ideal? Dapur harus diposisikan pada bagian paling belakang rumah agar asap & masakan tidak mengganggu tamu atau penghuni saat berleha-leha di ruang keluarga, kamar mandi sebaiknya tidak persis menghadap ruangan lain, kamar tidur sebaiknya menghadap pemandangan di sekitar rumah yang paling indah seperti taman, pantai, pegunungan, bentangan sawah, atau lain sebagainya,

Menawarkan suhu ruang yang sejuk

Suhu ruang yang sejuk akan membuat para penghuni betah berada di dalam rumah. Rasanya tak berlebihan jika rumah yang mampu menawarkan suhu ruang sejuk tergolong dalam rumah ideal. Ada beberapa upaya untuk membuat rumah jadi sejuk, di antaranya:

  • Membuat taman di halaman atau dalam rumah. Selain mempercantik eksterior rumah, taman juga akan membuat suhu ruang rumah jadi lebih segar. Untuk taman di dalam rumah, tempatkan tanaman pohon bambu, tanaman penghasil oksigen tinggi sehingga memberikan suasana sejuk.
  • Memperbanyak ventilasi atau jendela. Jangan abaikan keberadaan ventilasi & jendela pada rumah. Sebab, keduanya dapat membuat pertukaran udara dari dalam ke luar & sebaliknya jadi lancar sehingga ruangan tidak pengap. Artinya, semakin banyak ventilasi & jendela di dalam rumah akan semakin baik.

Menawarkan penerangan listrik yang sedikit

Ada banyak keuntungan ketika rumah menawarkan penerangan listrik yang sedikit, di antaranya dapat meminimalisir pemanasan global yang sangat mengerikan dampaknya berupa kekeringan, penyebaran penyakit, naiknya permukaan air laut, dll, mencegah suhu ruang jadi panas, serta mencegah pembengkakan pembayaran rekening listrik. Tak ayal jika rumah yang menawarkan penerangan listrik minim disebut sebagai rumah ideal. Well, begini caranya agar rumah hanya butuh sedikit penerangan listrik. Pertama, bisa meminimalkan penyekatan. Kedua, menggunakan skylight sehingga cahaya matahari bisa menjadi penerangan di siang hari. Ketiga, menggunakan dinding kaca (jika takut privasi di dalam rumah terganggu, bisa manfaatkan batu baca kaca yang membuat matahari bisa tembus tapi aktivitas di dalamnya tidak dapat dilihat dengan jelas). Keempat, manfaatkan kaca untuk memantulkan cahaya matahari ke setiap sudut rumah.

Setiap orang memiliki rumah idaman yang berbeda-beda mulai dari tipe, bentuk, sampai dengan warna, termasuk juga Anda. Kendatipun demikian, berusaha agar rumah idaman Anda nantinya memenuhi kriteria di atas agar tergolong sebagai rumah ideal bagi keluarga. Lebih dari sekedar memberikan kenyamanan & keamanan, melainkan rumah yang ideal akan memberikan rasa bangga, meningkatkan nilai jual terhadap rumah itu sendiri, serta meminimalisir pengeluaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *